Kasihan Warga Kebumen ini, Wong Ayahnya Meninggal dan Negatif Covid-19 Malah Dikucil Tetangga

by
Indonesia

KEBUMEN, CILACAP.INFO – Kasihan warga di Kebumen Jawa Tengah ini, bagaimana tidak, wong sedang dirundung duka ko malah dikucilkan tetangga.

Kabarnya tetangga yang mengucilkan disebabkan Ayah dari wanita bernama Sulis Tyowati (33), asal Gang Sindoro, Gombong meninggal dan lantaran dimakamkan sesuai protokol covid-19.

Akibatnya se-keluarga tak bisa melakukan aktivitas normal seperti biasanya lantaran dikucilkan.

Sulis sebagai anaknya pun sangat sedih, sehingga dia membagikan curhatannya dalam tayangan video di facebook Sulis Tyowati Sidareja Kunci kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ternyata video nya itu pun direspon oleh gubernur jateng itu dan bahkan ditelepon langsung olehnya.

Sekitar 45 menit Ganjar menelepon Sulis dan mengatakan akan memerintahkan pejabat pemerintah setempat untuk membuatkan laporan dengan kertas bahwa ayah Sulis tak positif covid-19.

Tidak hanya itu, Ganjar juga akan membantu Ibu Sulis untuk mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini tidak pernah mendapatkannya.

Diceritakan Sulis, awalnya ayahnya sakit dan dirujuk ke Rumah Sakit, bukannya di tempatkan di ruang ICU malah dibawa ke ruang Isolasi, kan aneh padahal belum tentu ayahnya positif covid-19.

Ia mengaku mencabut biaya administrasi menggunakan BPJS dan menggunakan uang sendiri, ayahnya pun kemudian dibawa pulang ke rumah.

Namun ayahnya pun telah melakukan Swab, dan hasilnya adalah negatif, namun pihak rumah sakit malah mengabarkannya reaktif.

Ayahnya kemudian meninggal dan ditangani dengan protokol covid, namun karena itu juga keluarganya dikucilkan tetangga.

Ganjar pun menyampaikan agar pihak rumah sakit transparan kepada pihak keluarga jika pun positif covid-19, namun jangan diumbar ke publik.

Dirinya meminta jika ada kejadian serupa seperti keluarga Sulis yang di Covid kan untuk segera melapor.

Komentar