AstraZeneca Bantah Vaksin Covid-19 Mengandung Tripsin Babi

by
Indonesia

PROBOLINGGO, DAERAH24 – MUI nyatakan vaksin ini halal. Hal ini juga dikatakan Ketua MUI Jawa Timur. KH. Mutawakil Alallah. “Vaksin ini halal dan thoyibah. Dalam kesempatan vaksinasi ini, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi, Gubernur Ibu Khofifah Indar parawansa, serta segenap aparatur pemerintah. Yang selama ini juga memberikan perhatian lebih kepada pesantren, khususnya melalui koperasi pesantren,” kata KH Mutawakkil Alallah, yang juga adalah pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan, Genggong, Kraksaan , Probolinggo, Jawa Timur.

Sejak kedatangannya ke Indonesia, vaksin Covid-19 dari produk AstraZeneca menuai banyak sekali konflik.

Terbaru, vaksin ini menimbulkan polemik karena disebut mengandung tripsin babi.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca.

Dilansir dari Forbes, 12 Mei 2020, AstraZeneca adalah holding company atau perusahaan induk yang bergerak di bidang riset, pengembangan, dan manufaktur produk farmasi.

Perusahaan ini didirikan pada 17 Juni 1992, dan bermarkas di Cambridge, Inggris. Produk-produk dari AstraZeneca telah banyak digunakan di bidang kesehatan, meliputi onkologi, kardiovaskular, ginjal, metabolisme, dan pernapasan.

AstraZeneca Bantah Vaksin Covid-19 Produksinya Mengandung Tripsin Babi
.

Dalam proses pengembangan vaksin Covid-19, AstraZeneca menjalin kerja sama dengan Universitas Oxford, Inggris.

Dilansir dari laman resmi AstraZeneca, 30 April 2020, AstraZeneca dan Universitas Oxford telah mencapai kesepakatan tentang pengembangan dan distribusi vaksin Covid-19.(*) aji s

Komentar