<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kesehatan &#8211; Health Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://health.cilacap.info/tag/kesehatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://health.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jan 2024 01:28:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/health/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Kesehatan &#8211; Health Cilacap.info</title>
<link>https://health.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Kesehatan</description>
</image>
	<item>
		<title>Sering Dicari Ibu Setelah Melahirkan Bayi, Ternyata ini Manfaat Sidat</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-50936/sering-dicari-ibu-setelah-melahirkan-bayi-ternyata-ini-manfaat-sidat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 00:10:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Female]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-50936/sering-dicari-ibu-setelah-melahirkan-bayi-ternyata-ini-manfaat-sidat</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sidat (ilmiah: Anguilla spp), jika dilihat bentuknya memang unik, sebab seperti belut tapi menyerupai ikan lele itu karena Sidat memiliki sirip dan juga ekor yang digunakan untuk berenang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sidat (ilmiah: Anguilla spp), jika dilihat bentuknya memang unik, sebab seperti belut tapi menyerupai ikan lele itu karena Sidat memiliki sirip dan juga ekor yang digunakan untuk berenang.</p>
<p>Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) Sidat hidupnya mendiami beberapa perairan, seperti pada perairan yang tawar, estuari, dan laut.</p>
<p>Di alam seperti Sungai, Ikan Sidat lebih suka mendiami lubang bebatuan yang mana airnya mengalir melalui lubang persembunyiannya itu.</p>
<p>Ikan satu ini juga diekspor ke luar negeri seperti ke Jepang dan Korea Selatan karena manfaat dan gizi yang terkandung dalam dagingnya.</p>
<p>Kendati bisa dikonsumsi, namun ada larangan untuk menangkap Ikan Sidat Berukuran Besar seperti jenis Sidat Marmorata dengan berat di atas 5 kilogram dan Anguilla Bicolor di atas 2 kilogram disejumlah wilayah di Indonesia salah satunya di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.</p>
<p>Oleh Sebabnya disejumlah tempat / Sungai Besar di Cilacap seperti Serayu dan Citanduy terdapat papan peringatan larangan penangkapan Ikan Sidat.</p>
<p>Sementara terkait banyaknya ibu-ibu setelah melahirkan mencari-cari Ikan Sidat untuk dikonsumsi ternyata ini dia loh manfaatnya bagi sang Ibu dan si Bayinya:</p>
<p><strong>1. Mempercepat Penyembuhan Luka setelah menjalani Operasi Sesar</strong> </p>
<p><strong>2. Dapat Meningkatkan Kecerdasan karena gizi yang terkadung pada daging ikan Sidat setara dengan ikan Salmon yakni mengandung omega-3 DHA dan EPA. Untuk Bayi juga bagus karena dapat meningkatkan perkembangan otak.</strong> </p>
<p><strong>3. Ada Vitamin A yang dapat Menjaga Kesehatan Mata</strong> </p>
<p><strong>4. Dapat Mengurangi Risiko Kanker, Diabates dan Penyakit Jantung</strong> </p>
<p>Sedangkan dikutip dari berbagai sumber, pada 100 gram daging ikan sidat terkandung : Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin A, Vitamin C, Zinc, Protein, Karbohidrat, Omega-3 dan Kalsium.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/09/ilustrasi-manfaat-daging-ikan-sidat-untuk-ibu-dan-bayi-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi manfaat daging ikan sidat untuk ibu dan bayi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/09/ilustrasi-manfaat-daging-ikan-sidat-untuk-ibu-dan-bayi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi manfaat daging ikan sidat untuk ibu dan bayi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mentari Sehat Indonesia Mengajak Para Petinggi Kabupaten Untuk Bersinergi Berantas TBC</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-49583/mentari-sehat-indonesia-mengajak-para-petinggi-kabupaten-untuk-bersinergi-berantas-tbc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2022 07:49:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-49583/mentari-sehat-indonesia-mengajak-para-petinggi-kabupaten-untuk-bersinergi-berantas-tbc</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Komunitas Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Cilacap mengajak para pemangku kebijakan terutama Dinas Kesehatan untuk mewujudkan sinergi berantas TBC (tuberkulosis).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Komunitas Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Cilacap mengajak para pemangku kebijakan terutama Dinas Kesehatan untuk mewujudkan sinergi berantas TBC (tuberkulosis).</p>
<p>Untuk mewujudkan Kabupaten Cilacap yang bebas akan TBC pada tahun 2030. Komunitas Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Cilacap lakukan pertemuan selama dua hari, Dimulai pada hari Senin-Selasa, Tanggal 19-20 September 2022 di Hotel Atrium Cilacap. </p>
<p>Komunitas Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Cilacap juga mengundang berbagai instansi seperti DPRD, Sekda, Kepala Dinas Pembedayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Cilacap dan masih banyak lagi. </p>
<p>Tujuan Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Cilacap salah satunya mendorong layanan pemerintah dan swasta agar dapat memenuhi SPM melalui pertemuan dengan pihak legislatif dan eksekutif. </p>
<p>Angka kasus TBC di Kabupaten Cilacap sendiri juga masih cukup tinggi, hal ini memerlukan kolaborasi yang pro aktif antar sektor pemerintah, swasta dan komunitas. </p>
<p>&#8220;Di Cilacap kasus TBC masih tinggi, banyaknya kasus ditemukan yang akhirnya meninggal mungkin karena pengelolaannya tidak tepat, adapun yang terkena penyakit lain (Komorbit),&#8221; ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi. </p>
<p>&#8220;Sampai sekarang kita berupaya mengatasi, menangani dan mengelolanya dengan harapan angka kesembuhan juga akan tinggi,&#8221; tambah Pramesti.</p>
<p>Ketua Yayasan Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Cilacap, Rokhmah Agus Ciptaningsih, SE, M.Si mengatakan, saat ini TBC masih menjadi salahsatu masalah kesehatan paling utama di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di dunia. Menurut Global TB Report tahun 2021, Indonesia berada di peringkat ketiga di dunia dengan kasus TBC terbanyak, Diperkirakan estimasi insidensi sebesar 824.000 kasus atau 301 per 100.000 penduduk,&#8221; terang Rokhmah. </p>
<p>Perlu kerja keras lintas sektor secara komprehensif, tidak hanya mengandalkan dinas Kesehatan tetapi peran aktif dari komunitas dan seluruh masyarakat, juga memilki peran yang sama-sama penting.</p>
<p>Sebagaimana diketahui dalam perpres No 67 tahun 2021 tersebut berisi 9 Bab, 33 Pasal, dan lampiran 80 hal, yang mencakup Target Dan Strategi Nasional Eliminasi TBC, Pelaksanaan Strategi Nasional Eliminasi TBC, Tanggung Jawab Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah Dalam Eliminasi TBC, Koordinasi Percepatan Penanggulangan TBC, Peran Serta Mayarakat Dalam Eliminasi TBC. </p>
<p>&#8220;Harapan kami setelah diadakannya kegiatan ini tercipta kolaborasi yang lebih pro aktif dari berbagai sektor Pemerintah Kabupaten, bukan hanya dari Dinas Kesehatan tetapi dari unsur yang lain. Serta kita juga berharap adanya peran Pemerintah Desa di tingkat bawah,&#8221; pungkas Rokhmah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/09/20/komunitas-mentari-sehat-indonesia-kabupaten-cilacap-lakukan-pertemuan-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[komunitas mentari sehat indonesia kabupaten cilacap lakukan pertemuan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/09/20/komunitas-mentari-sehat-indonesia-kabupaten-cilacap-lakukan-pertemuan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[komunitas mentari sehat indonesia kabupaten cilacap lakukan pertemuan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bukan Aib, Cukur Bulu Kemaluan Juga Sunnah Loch</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-35800/bukan-aib-cukur-bulu-kemaluan-juga-sunnah-loch</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 12:59:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sunnah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-35800/bukan-aib-cukur-bulu-kemaluan-juga-sunnah-loch</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Jangan biarkan risih mengganjal di pangkal paha yang disebabkan karena panjangnya bulu kemaluan. Bukan aib manakala membahas masalah bulu kemaluan yang dianggap intens dan vulgar serta tabu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Jangan biarkan risih mengganjal di pangkal paha yang disebabkan karena panjangnya bulu kemaluan. Bukan aib manakala membahas masalah bulu kemaluan yang dianggap intens dan vulgar serta tabu.</p>
<p>Bahkan dalam agama Islam, mencukur bulu kemaluan itu Sunnah baik untuk Wanita maupun Pria.</p>
<p>Dikutip Health Cilacap.info dari NU Online, bahwa dalam Kitab yang mengulas hukum fiqh, yakni Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, juz I, halaman 342 karya An-Nawawi, mencukur bulu kemaluan adalah sunnah.</p>
<p>&#8220;Adapun mencabut bulu ketiak juga disepakati (oleh para ulama) tentang kesunahannya. Sedangkan penetapan waktu mencabut ketiak seperti penetapan waktu memotong kuku dimana waktunya berbeda-beda sesuai perbedaan individu dan keadaan. Kemudian yang sunah adalah mencabutnya sebagaimana telah dijelaskan dalam hadits,&#8221;</p>
<p>Adapun berapa harinya, yakni 40 hari, hal ini merujuk pada Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.</p>
<p>&#8220;Dari Anas Bin Malik RA ia berkata, &#8216;Kami diberi batas waktu (oleh Rasulullah SAW) dalam mencukur kumis, memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, dan mencabut bulu agar kami tidak membiarkannya lebih dari empat puluh malam,'&#8221; footnote: <a href="https://islam.nu.or.id/bahtsul-masail/ini-waktu-menurut-syari-untuk-bersihkan-bulu-ketiak-dan-bulu-kemaluan-2-i6C6Y" rel="noopener" target="_blank">NU Online</a>.</p>
<p>Sedangkan bagi laki-laki dianjurkan untuk mencukurnya, adapun yang wanita mencabutnya, hal ini merujuk pada sebuah Kitab.</p>
<p>&#8220;Yang paling afdhal bagi laki-laki adalah mencukur bulu kemaluan, sedangkan bagi perempuan adalah mencabutnya. Para ulama berkata tentang hikmahnya, ‘Bahwa mencabut bulu kemaluan itu bisa mengendalikan syahwat, sedang mencukurnya itu bisa menguatkan syahwat. Berbeda dengan ulama dari kalangan Madzhab Maliki, mereka menyatakan! ‘Karena mencabut bulu kemaluan (bagi perempuan) itu bisa melembutkan kemaluannya,’&#8221; (Lihat Sulaiman Al-Bujairimi, Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib, Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah, cet ke-1, 1417 H/1996 M, juz I, halaman 337). Footnote: <a href="https://islam.nu.or.id/bahtsul-masail/hikmah-syari-di-balik-pembersihan-bulu-ketiak-dan-bulu-kemaluan-3-dI2kt" rel="noopener" target="_blank">NU Online</a>.</p>
<p>Sedangkan dari sisi manfaat terutama dalam hal kesehatan yakni:</p>
<p>1. Dapat Mencegah dari Sarang Kutu</p>
<p>Yaelah, sudah bulu kemaluan panjang jadi sarang kutu lagi kan ngga banget.</p>
<p>2. Mencegah Bau</p>
<p>Mencukur bulu kemaluan juga dapat mencegah bau, pasalnya dilansir dari banyak sumber, bulu kemaluan lokasinya tertutup sama halnya dengan bulu atau rambut pada ketiak. Maka dapat menimbulkan kelenjar minyak yang menyebabkan bau.</p>
<p>3. Mengurangi kelembapan di sekitar area vital </p>
<p>Jangan salah, ternyata mencukur bulu kemaluan dapat mengurangi kelembapan di sekitar area vital. Pasalnya jika lembap dapat dapat mejadi sarang bakteri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Alasan Scaling Gigi Bisa Dengan Kartu BPJS</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-35769/ini-dia-alasan-scaling-gigi-bisa-dengan-kartu-bpjs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2021 06:36:39 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[Karang Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Scaling Gigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-35769/ini-dia-alasan-scaling-gigi-bisa-dengan-kartu-bpjs</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Scaling gigi adalah cara untuk membersihkan karang gigi, adapun di indonesia bisa dengan membersihkannya di Rumah Sakit, Klinik atau Puskesmas. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Scaling gigi adalah cara untuk membersihkan karang gigi, adapun di indonesia bisa dengan membersihkannya di Rumah Sakit, Klinik atau Puskesmas. </p>
<p>Terkait pembayaran, sejak adanya BPJS di Indonesia ternyata Scaling gigi juga bisa dengan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).</p>
<p>Ini dia Alasan yang mendasari Scaling Gigi bisa dengan BPJS. Dilansir klikdokter.com, menurut BPJS Kesehatan No 1 Tahun 2014 Pasal 52 Ayat 1, perawatan gigi dan mulut yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut :</p>
<img fetchpriority="high" decoding="async" title="bukti bpjs bisa digunakan scaling gigi" src="https://img.cilacap.info/mediafile/bukti-bpjs-bisa-digunakan-scaling-gigi.jpg" alt="bukti bpjs bisa digunakan scaling gigi" width="465" height="659" class="size-full" /><p class="image-caption">bukti bpjs bisa digunakan scaling gigi meski 1 tahun sekali</p>
<p>1. Administrasi pelayanan, meliputi biaya pendaftaran pasien dan juga biaya administrasi lainnya yang terjadi selama proses perawatan atau pelayanan kesehatan pasien.</p>
<p>2. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis yang berhubungan dengan kesehatan gigi.</p>
<p>3. Pramedikasi, pemberian obat-obatan yang dilakukan sebelum tindakan anastesi atau pembiusan sebelum operasi.</p>
<p>4. Kegawatdaruratan oro-dental.</p>
<p>5. Pencabutan gigi sulung dengan anastesi topikal atau infiltrasi.</p>
<p>6. Pencabutan gigi permanen tanpa penyulit.</p>
<p>7. Obat-obatan pasca pencabutan gigi (ekstraksi).</p>
<p>8. Penambalan dengan bahan komposit atau GIC.</p>
<p>9. Pembersihan karang gigi atau scaling gigi setahun sekali.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cara Bersihkan Karang Gigi dengan Scaling di Puskesmas Lebih Murah Bisa dengan BPJS</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-35762/cara-bersihkan-karang-gigi-dengan-scaling-di-puskesmas-lebih-murah-bisa-dengan-bpjs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2021 02:31:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Karang Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Scaling Gigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-35762/cara-bersihkan-karang-gigi-dengan-scaling-di-puskesmas-lebih-murah-bisa-dengan-bpjs</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sepertinya tidak ada cara paling ampuh untuk membersihkan karang gigi atau C<br>
alculus, apalagi dengan cara yang instan terkecuali melakukan Scaling ke dokter gigi atau puskesmas.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sepertinya tidak ada cara paling ampuh untuk membersihkan karang gigi atau C
alculus, apalagi dengan cara yang instan terkecuali melakukan Scaling ke dokter gigi atau puskesmas.</p>
<p>Pasalnya kekinian, banyak orang yang malas untuk mencoba bahan alternatif seperti bahan herbal berhari-hari. Konsistensi akan pembersihan karang gigi bisa terbengkalai seiring dengan karang gigi yang tak rontok.</p>
<p>Memang banyak sekali Tips untuk merontokan karang gigi dengan cara herbal yakni dengan jeruk. Atau dengan bahan pembuat kue, yakni Baking Soda.</p>
<p>Sedangkan untuk pencegahan karang gigi, air garam yang digunakan untuk berkumur juga disinyalir dapat mencegah karang gigi dan bakteri. Namun tetap saja jika lalai atau abai menggosok gigi, Plak sisa makanan akan menempel dan menjadi karang gigi.</p>
<p>Karang gigi bisa muncul bukan hanya pada perokok saja, akan tetapi bisa muncul bukan pada perokok, pria dan wanita juga bisa terdapat karang gigi.</p>
<p>Seperti yang telah dikatakan di atas, adapun tak ada cara instan untuk membersihkan plak membandel pada gigi, terkecuali dengan scaling.</p>
<p>Itupun belum cukup, pasalnya usai menjalani scaling dan karang giginya rontok, anda harus tetap menjaga kebersihan gigi. Sebab jika tidak demikian, karang gigi bisa muncul kembali.</p>
<p>Adapun untuk membersihkan karang gigi paling murah yakni bisa dilakukan di Puskesmas, bahkan bisa dengan menggunakan BPJS untuk 1 kali dalam setahun.</p>
<p>Akan tetapi jika tidak memiliki BPJS maka dikenai biaya sekitar Rp100 &#8211; 150 ribu.</p>
<p>Tarif demikian lebih murah dibanding membersihkan karang gigi ke klinik atau rumah sakit.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-scaling-gigi-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi scaling gigi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-scaling-gigi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi scaling gigi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemkab Cilacap Bolehkan Hajatan, Namun dengan Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-29679/pemkab-cilacap-bolehkan-hajatan-namun-dengan-protokol-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 13:37:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-29679/pemkab-cilacap-bolehkan-hajatan-namun-dengan-protokol-kesehatan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tren hajatan khususnya resepsi pernikahan di indonesia memang bukan fenomena baru, namun demikian pasca pandemi covid-19, resepsi yang sifatnya mendatangkan kerumunan tidak boleh dilaksanakan. Begitu juga di Cilacap Jawa Tengah (Jateng), namun kini, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah mengizinkan acara terkait hal itu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tren hajatan khususnya resepsi pernikahan di indonesia memang bukan fenomena baru, namun demikian pasca pandemi covid-19, resepsi yang sifatnya mendatangkan kerumunan tidak boleh dilaksanakan. Begitu juga di Cilacap Jawa Tengah (Jateng), namun kini, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah mengizinkan acara terkait hal itu.</p>
<p>Dihimpun dari laman Cilacapkab.go.id, Acara hajatan boleh dilakukan dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Hal itu dicontohkan oleh pemkab Cilacap dengan menggelar simulasi hajatan. Kegiatan itu dilaksanakan di Desa Karangkemiri Kecamatan Maos pada Senin (03/08/2020).</p>
<p>Dalam simulasi itu juga tidak luput dari perhatian, yakni aspek tentang kesehatan. Mulai dari penyambutan tamu, jarak duduk dan lingkup dapur. Tak lupa para tamu serta pelayan juga dianjurkan untuk membersihkan tangan menggunakan sabun.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Cilacap, H Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, bahwa agar masyarakat memperhatikan protokol kesehatan. Ia juga menerangkan terkait pelarangan event seperti hajatan yang sebelumnya sempat tidak diijinkan. Bahwa pegiat seni dan event organizer kehilangan mata pencahariannya.</p>
<p>Maka dari itu, pihaknya kini membolehkan hajatan dengan tetap mengindahkan prosedur kesehatan. &#8220;Jangan sampai di Kabupaten ini (Cilacap), yang bersiap menuju New Normal, malah ada penambahan kasus baru Covid-19.&#8221; Katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/simulasi-hajatan-pemkab-cilacap-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[simulasi hajatan pemkab cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/simulasi-hajatan-pemkab-cilacap-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[simulasi hajatan pemkab cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dinkes Cilacap Imbau Masyarakat Waspadai ISPA Hadapi Kemarau dan terjadinya Karhutla</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-28917/dinkes-cilacap-imbau-masyarakat-waspadai-ispa-hadapi-kemarau-dan-terjadinya-karhutala</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 19:25:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BPBD Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-28917/dinkes-cilacap-imbau-masyarakat-waspadai-ispa-hadapi-kemarau-dan-terjadinya-karhutala</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Hadapi musim kemarau, masyarakat diimbau agar mewaspadai penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan akut). Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), Dr Pramesti Griana Dewi, Jum&#8217;at (17/07/2020).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hadapi musim kemarau, masyarakat diimbau agar mewaspadai penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan akut). Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), Dr Pramesti Griana Dewi, Jum&#8217;at (17/07/2020).</p>
<p>Menurutnya ISPA bisa dicegah dengan cara menggunakan masker, dan untuk kasus seperti itu juga bisa terjadi karena Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).</p>
<p>Terkait Karhutla dan adanya dampak yang ditimbulkan, yakni Korban jiwa, pihaknya mengatakan bahwa. Sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Cilacap siap menangani hal tersebut.</p>
<p>Namun, masih kata dia, ketika disinggung masalah APD (Alat Pelindung Diri). Ia mengatakan bahwa APD itu bukan untuk terjadinya Kebakaran, melainkan khusus untuk pencegahan Covid-19 dan sebagai pelindung diri.</p>
<p>Sedangkan untuk APD itu, masih kata dia, telah ada disetiap Rumah Sakit dan Puskesmas. Sehingga pihaknya sudah mempersiapkan APD tersebut, apabila korban dari karhutla tersebut terpapar Covid-19.</p>
<p>Dilansir Antaranews.com, Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy ketika dihubungi mengatakan. Bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya karhutla.</p>
<p>Menurut dia, persiapan tersebut meliputi personel yang bertugas selama 24 jam dalam tujuh hari. Yakni secara bergantian di BPBD Kabupaten Banyumas maupun Unit Pelaksana Teknis BPBD di Kroya, Cilacap, dan Majenang.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan kelengkapan APD kebakaran maupun COVID-19 di masing-masing UPT BPBD. Termasuk penyiapan mobil tangki air dan berkoordinasi dengan Pos Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap. Serta sukarelawan BPBD yang tersebar di setiap kecamatan.</p>
<p>&#8220;Untuk lokasi yang rawan kebakaran berada di wilayah hutan milik Perhutani khususnya Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, dan lahan Perhutani di wilayah Majenang.&#8221; Katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>WHO: Kisah Sukses Vaksin Memberi Kita Harapan untuk Masa Depan</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-28883/who-kisah-sukses-vaksin-memberi-kita-harapan-untuk-masa-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2020 07:12:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[WHO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-28883/who-kisah-sukses-vaksin-memberi-kita-harapan-untuk-masa-depan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bekerja dalam kemitraan dengan sektor publik dan swasta, memiliki sejarah vaksininologi yang membanggakan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bekerja dalam kemitraan dengan sektor publik dan swasta, memiliki sejarah vaksininologi yang membanggakan.</p>
<p>Dengan menilai vaksin untuk pasokan global, program Prakualifikasi inovatif WHO telah memungkinkan penyebaran vaksin yang terjamin kualitas, aman dan efektifnya ke banyak negara di seluruh dunia. Program ini memberi negara keamanan dan kepercayaan diri untuk mengetahui bahwa vaksin yang dibeli memenuhi standar WHO untuk keamanan, efektifitas dan kualitas.</p>
<p>Program Perluasan Imunisasi (EPI), yang dibuat oleh WHO pada tahun 1970-an, telah, dengan bantuan UNICEF, Gavi, Aliansi Vaksin, dan lainnya, membawa vaksin penyelamat hidup kepada ratusan juta anak di seluruh dunia. Program imunisasi ditemukan di setiap negara di dunia. Ini memiliki jangkauan terjauh dan dampak terdalam dari setiap program kesehatan masyarakat. Staf WHO telah mendukung pemerintah dan profesional kesehatan untuk memberikan vaksin jika diperlukan di lapangan. Keberhasilannya diukur dalam jutaan nyawa yang diselamatkan setiap tahun. Melalui vaksinasi, cacar telah diberantas dan polio hampir dikalahkan</p>
<p>Waspada konstan, setiap tahun, WHO mempelajari tren influenza, untuk mengetahui jenis yang muncul dan harus dimasukkan dalam vaksin flu musim berikutnya. Dan terus memantau sinyal potensial ancaman pandemi.</p>
<p>WHO memperkirakan bahwa pada tahun 2018 (tahun terbaru di mana perkiraan tersedia), 25.000 bayi baru lahir meninggal karena tetanus neonatal, sebuah pengurangan 88% dari angka 200.000 pada tahun 2000.</p>
<p>Cakupan vaksin HPV global meningkat. Vaksin HPV telah diperkenalkan di 106 negara pada akhir 2019, mewakili sepertiga dari populasi anak perempuan global.</p>
<p>Saat ini, 86% anak-anak di dunia menerima vaksin penting yang menyelamatkan nyawa, meningkat dari sekitar 20% pada tahun 1980. Ini melindungi mereka dan komunitas mereka terhadap berbagai penyakit menular, termasuk campak, difteri, tetanus, pertusis (batuk rejan), hepatitis B dan polio. Jumlah anak yang lumpuh akibat polio telah berkurang 99,9 persen di seluruh dunia selama tiga dekade terakhir.</p>
<p>Tingkat perlindungan ini datang melalui upaya global yang kuat untuk meningkatkan akses dan keterjangkauan vaksin, dengan dukungan dalam beberapa dekade terakhir dari kemitraan baru seperti Gavi, Aliansi Vaksin &#8211; yang berfokus pada perluasan ketersediaan vaksin di negara-negara termiskin &#8211; dan Initiative Measles &#038; Rubella.</p>
<p>Kemitraan yang inovatif juga melihat WHO membantu memimpin kampanye vaksinasi kolera dan demam kuning, dan juga memproduksi vaksin yang efektif untuk melawan meningitis dan pneumonia, diare, dan vaksin malaria pertama di dunia yang saat ini sedang diujicobakan di Ghana, Kenya dan Malawi.</p>
<h2>Ebola</h2>
<p>Kami telah mengetahui tentang Ebola sejak tahun 1970-an, tetapi penyakit ini menjadi berita utama pada tahun 2014-2016 ketika sebuah epidemi di Afrika Barat menewaskan lebih dari 11.000 orang. Epidemi ini memicu uji coba manusia pertama vaksin terhadap penyakit dan mendorong perubahan dalam cara dunia menanggapi wabah</p>
<p>Untuk mengatasi ancaman Ebola, salah satu prioritas terbesar adalah mendanai penemuan vaksin, uji klinis jalur cepat, mempercepat persetujuan peraturan dan memungkinkan produsen untuk memproduksi dan meluncurkan vaksin Ebola. Dari pengujian awal hingga uji coba vaksin Ebola rVSV-ZEBOV di Guinea pada 2016 memakan waktu sepuluh bulan, kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada saat itu.</p>
<p>Pemerintah Republik Demokratik Kongo (DRC) mengumumkan wabah baru penyakit virus Ebola (EVD) di Bikoro di Provinsi Equateur pada 8 Mei 2018. Vaksinasi dimulai pada 21 Mei.</p>
<p>&#8220;Saya hanya menghabiskan waktu seharian bersama tim vaksinasi di masyarakat, dan untuk pertama kalinya dalam pengalaman saya, saya melihat harapan di hadapan Ebola dan bukan teror,&#8221; kata Dr Mike Ryan dari WHO.</p>
<p>Ketika Ebola menghantam DRC timur pada Agustus 2018, vaksin itu digunakan hanya beberapa hari setelah deklarasi wabah. Lebih dari 300.000 orang divaksinasi dari Agustus 2018 hingga Maret 2020, yang bertujuan menyelamatkan jiwa dan memperlambat penyebaran Ebola.</p>
<p>Karena vaksin rVSV-ZEBOV tidak dilisensikan, itu digunakan di bawah &#8220;penggunaan penuh kasih&#8221; sebagai bagian dari studi penelitian yang sedang berlangsung. Mereka yang secara sukarela mengambil bagian dalam penelitian DRC memberikan persetujuan, dan keselamatan dipantau ketika mereka ditindaklanjuti setelah vaksinasi. Hasil dari studi vaksin DRC menegaskan bahwa vaksin ini efektif dalam mencegah Ebola. Vaksin ini dilisensikan di Amerika Serikat dan Eropa pada akhir 2019. Awal tahun ini setelah WHO melakukan prakualifikasi vaksin, ia dilisensikan di DRC dan lima negara Afrika lainnya.</p>
<h2>Vaksin meningitis untuk Afrika</h2>
<p>Afrika juga mendapat manfaat dari pengembangan vaksin inovatif lainnya. Selama lebih dari 100 tahun, negara-negara di Afrika sub-Sahara dirusak oleh epidemi meningitis yang meluas. Selama epidemi parah 1996-1997 lebih dari 250.000 kasus dan 2.000 kematian dilaporkan di seluruh yang dikenal sebagai &#8220;sabuk meningitis&#8221;, membentang dari Senegal di barat, ke Ethiopia di timur.</p>
<p>Dengan lebih dari 450 juta orang berisiko terkena penyakit meningokokus A, para menteri kesehatan Afrika menantang para pakar kesehatan masyarakat dan ilmuwan untuk mencari pendekatan baru.</p>
<p>WHO, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) dan PATH merekomendasikan pengembangan vaksin meningokokus konjugat untuk Afrika yang dapat secara bermakna mengurangi beban penyakit dan akhirnya mengatasi epidemi yang datang dalam gelombang. Uji coba klinis dimulai pada 2005 dan dilakukan ke luar di Gambia, Ghana, India, Mali dan Senegal. Pada Juni 2010, vaksin menerima prakualifikasi WHO. Negara-negara pertama yang memperkenalkan vaksin &#8211; Burkina Faso, Mali dan Niger &#8211; meningkatkan kegiatan yang berkaitan dengan lisensi, manajemen vaksin, perencanaan kampanye, dan pemantauan serta pengelolaan kejadian buruk setelah imunisasi.</p>
<p>Vaksin yang inovatif dan terjangkau diperkenalkan pada akhir 2010 dan lebih dari 300 juta orang yang tinggal di negara-negara sabuk meningitis sejak itu telah divaksinasi yang mengakibatkan penurunan dramatis, semua kecuali membersihkan negara-negara ini dari penyebab utama epidemi mematikan ini.</p>
<h2>Sedang mencari</h2>
<p>Vaksin Ebola dan meningitis adalah dua perkembangan paling menarik dalam kesehatan masyarakat global dalam sejarah baru-baru ini. Demikian juga evolusi program imunisasi rutin yang telah berhasil menghentikan wabah campak dan polio yang pernah menghancurkan masyarakat, membunuh dan melukai anak-anak kecil. Vaksin pneumokokus dan rotavirus telah berhasil melawan beberapa penyebab pneumonia dan diare yang paling umum. Pembiayaan inovatif mempercepat pengenalan vaksin pneumokokus, memungkinkannya diluncurkan pada 2011, di negara pertama di dunia, di negara kaya dan miskin secara bersamaan.</p>
<p>Imunisasi menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahun. Kami sekarang memiliki vaksin untuk mencegah dan mengendalikan 25 infeksi, membantu orang dari segala usia hidup lebih lama, hidup lebih sehat. Kekayaan pengalaman yang diperoleh oleh WHO dan mitranya selama beberapa dekade sekarang sedang digunakan untuk mempercepat pengembangan dan distribusi vaksin terhadap COVID-19, sehingga ketika kita memiliki vaksin yang aman dan efektif, tidak ada yang akan tertinggal. Vaksin tetap merupakan perlindungan teraman dan paling hemat biaya terhadap penyakit dan akan menyediakan alat yang kuat untuk mengatasi pandemi COVID-19.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cuaca Dingin, Minum Teh dan Perasan Lemon Menyehatkan</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-28486/cuaca-dingin-teh-dan-perasan-lemon-menyehatkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 20:39:28 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lemon]]></category>
		<category><![CDATA[Tea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-28486/cuaca-dingin-teh-dan-perasan-lemon-menyehatkan</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Cuaca dingin beberapa hari terakhir sangat terasa di Cilacap, hal ini merupakan pertanda akan memasuki kemarau. Namun cuaca dingin juga perlu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cuaca dingin beberapa hari terakhir sangat terasa di Cilacap, hal ini merupakan pertanda akan memasuki kemarau. Namun cuaca dingin juga perlu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.</p>
<p>Beberapa tips menjaga daya tahan tubuh, salah satunya seperti meminum air perasan lemon dicampur dengan teh dan tentunya dengan air hangat. Jeruk lemon ini selain mengandung vitamin C juga bisa meningkatkan Daya Tahan Tubuh, sebagaimana dilansir laman alodokter.com.</p>
<p>Buah lemon selain mengandung vitamin C juga memiliki kandungan zat kimia alami, antaranya polifenol, flavonoid, terpenoid, dan karotenoid. Sehingga jika dikonsumsi maka sangat baik untuk kesehatan dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita.</p>
<p>Namun usahakan jika meminum air lemon hangat, perut telah terisi makanan, pasalnya mengkonsumsi lemon dapat mengakibatkan sakit perut.</p>
<p>Sedangkan teh, sebagaimana dilansir melalui laman yang sama di <a href="https://www.alodokter.com/manfaat-teh-tawar-tak-sepahit-rasanya" rel="noopener" target="_blank">Alodokter.com</a> juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.</p>
<p>Minum air Teh hangat memang enak diminum dengan ditambahi gula pasir. Namun ternyata memiliki efek samping seperti kerusakan pada gigi dan teh manis banyak menghasilkan kalori.</p>
<p>Namun sebaliknya jika mengkonsumsi teh tawar, pasalnya justru malah baik untuk kesehatan. Seperti membuat tubuh relaks, menormalkan kadar gula darah, Menurunkan kolesterol jahat, Melancarkan peredaran darah, Mencegah kanker.</p>
<p>Lemon dan teh ternyata memiliki banyak manfaat untuk tubuh, sehingga bisa dicoba oleh siapa saja untuk dikonsumsi menggunakan air hangat. Namun demikian bukan berarti tidak memiliki efek samping.</p>
<p>Dijelaskan pada laman yang kami kutip di atas, bahwa keduanya selain memiliki khasiat atau manfaat bagi tubuh juga memiliki efek samping.</p>
<p>Sehingga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan khususnya pada penderita maag dan Ibu hamil. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ciri-Ciri dan Gejala pada Seseorang Terpapar Virus Corona</title>
		<link>https://health.cilacap.info/ci-24275/ciri-ciri-dan-gejala-pada-seseorang-terpapar-virus-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2020 03:57:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Coronavirus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://health.cilacap.info/ci-24275/ciri-ciri-dan-gejala-pada-seseorang-terpapar-virus-corona</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Ciri-Ciri dan Gejala pada Seseorang yang Terpapar Virus Corona teramat penting untuk diketahui. Sehingga seseorang dapat mengetahui dan apabila terindikasi terinfeksi virus corona dapat segera memeriksakan diri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://health.cilacap.info" aria-label="Health Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ciri-Ciri dan Gejala pada Seseorang yang Terpapar Virus Corona teramat penting untuk diketahui. Sehingga seseorang dapat mengetahui dan apabila terindikasi terinfeksi virus corona dapat segera memeriksakan diri.</p>
<p>Sejarah virus corona yang berasal dari sebuah kota di tiongkok (China) yakni wuhan diklaim berasal dari hewan. Ada yang menyebutkan kalau warga di wuhan gemar mengkonsumsi makanan setengah matang dari hewan-hewan liar seperti kelelawar dan ular.</p>
<p>Namun benar tidaknya hal itu yang akan kami bahas yakni mengenai gejala dan ciri-ciri seorang terinfiksi virus corona. Pasalnya Virus corona atau Covid-19 bukanlah penyakit ringan, virus ini dapat menular dari satu manusia ke manusia lainnya dengan cepat.</p>
<p>Sejumlah negara karena virus ini Bahkan lock down dan menyatakan bahwa virus ini berbahaya serta menyatakan darurat coronavirus. Penularan virus ini bisa melalui kontak langsung antara seorang yang terpapar dengan yang tidak. Yakni bisa melalui berjabat tangan dengan seorang yang terinfeksi virus tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu, Bahkan bisa ditularkan lewat percakapan atau udara, karena air liur tersemprot dari mulut si penderita ketika melakukan percakapan. Maka tak ayal jika masyarakat di seluruh dunia dianjurkan Bahkan diwajibkan untuk menggunakan masker sebagai pelindung atau guna mencegah masuknya virus ini melalui udara lewat hidung.</p>
<p>Jika seorang terpapar atau terindikasi terkena covid-19, yakni gejala akan di mulai dengan terkena flu, batuk, kemudian demam, serta sesak nafas.</p>
<p>Pada penderita virus ini akan mengalami hal ini 2 sampai 14 hari, virus ini juga bisa mengakibatkan gagal ginjal dan kematian apabila tidak segera ditangani. Maka dari itu sebagai upaya serius pemerintah menangani Covid-19, sekolah-sekolah lock down atau di rumahkan.</p>
<p>Masyarakat juga dihimbau untuk tetap di rumah guna mencegah terpapar virus tersebut. Jika seseorang mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, maka segeralah untuk memeriksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.</p>
<h2>Adapun pencegahan virus Corona</h2>
<p>1. Gunakan Masker guna sebagai pelindung agar virus dan bakteri tidak masuk melalui hidung.</p>
<p>2. Selalu bersihkan tangan dengan Hand Sanitizer agar dapat membunuh bakteri atau virus yang menyebabkan corona.</p>
<p>3. Setiap mengusap bagian wajah (hidung, mata, dll) selalu kondisikan bahwa tangan telah telah bersih dan telah menggunakan hand sanitizer beralkohol.</p>
<p>4. Hindari tempat keramaian, kerumunan atau berpergian jauh, dan tetap di rumah.</p>
<p>5. Jangan kontak dengan hewan, apalagi hewan liar pasalnya bisa jadi hewan tersebut membawa virus.</p>
<p>6. Hindari berdekatan dengan orang yang mengalami flu dan batuk karena bisa jadibukan flu dan batuk biasa melainkan terpapar corona.</p>
<p>7. Usahakan dalam memasak daging agar benar-benar telah masak (matang).</p>
<p>8. Lakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) seperti berolahraga dan mengkonsumsi makanan bergizi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
